Yuk Kenali Jenis-Jenis Kain Yang Sering Dijadikan Bahan Pakaian Agar Belanja Online Lebih Menyenangkan

Ide Model Busana. Yuk kenali jenis-jenis kain yang sering dijadikan bahan pakaian. Di zaman modern ini,  tren belanja online semakin digemari masyarakat.  Salah satu kelebihan belanja online selain menghemat waktu, pembeli juga tidak usah keluar rumah, bermacet-macet ria di jalan atau bahkan berdesak-desakan di mall dan di pusat perbelanjaan lainnya.

Dengan sekali klik dan bayar, apapun yang kita butuhkan tersedia di depan mata. Tapi, dengan segala kemudahan yang ditawarkan, belanja online tetap memiliki kekurangan. Kita tidak bisa melihat dan memilih langsung dagangan yang ditawarkan. Jadinya kita seringkali ragu dengan kualitas produk yang dijual.
Contohnya saja saat membeli baju, karena kita kurang paham mengenai jenis kain, maka sulit bagi kita untuk mengetahui kualitas baju yang dijual. Akhirnya seringkali kecewa karena pakaian yang dibeli ternyata tidak sesuai harapan. Ya, kan?
Maka dari itu, biar tidak bingung saat belanja baju secara online, kita sebaiknya kenal dengan bahan pakaian yang akan dibeli. Berikut  ini adalah jenis-jenis kain yang sering digunakan untuk bahan pakaian.

FLEECE

jenis-jenis kain
fleece

Fleece merupakan bahan kain yang berbulu menyerupai benang wool. Bahan ini mampu menguapkan keringat melalui pori-pori kain dengan cepat , tetap ringan dikenakan saat berkeringat karena sirkulasi udara terjadi dengan sangat baik  sehingga nyaman dipakai. Umumnya fleece digunakan sebagai bahan pakaian pada bagian dalam dengan tujuan agar pakaian yang digunakan lebih terasa hangat saat dipakai. Fleece sering digunakan untuk pembuatan jaket , sweater juga celana training.

SPANDEX

jenis-jenis kain
spandex

Spandex merupakan jenis kain yang memiliki elastisitas yang baik seperti karet. Hal ini dikarenakan  spandex 100% berbahan sintetis yang diciptakan untuk menggantikan karet. Bahan yang dibuat dari polymer ini tergolong kuat dan sangat umum digunakan sebagai bahan pakaian dan biasanya digabungkan dengan polyester atau cotton. Karena sifatnya yang lentur, pakaian berbahan spandex jika dikenakan akan mengikuti lekukan tubuh dan nyaman ketika dikenakan. Spandex yang bagus memiliki pori-pori yang mampu menyerap keringat. Spandex juga dikenal dengan nama lycra. Spandex juga sering digunakan sebagai bahan jilbab, rok dan baju gamis.

POLYESTER

jenis-jenis kain
kain polyester

Polyester dibuat dari bahan serat sintetis atau serat buatan. Dalam arti serat buatan bahannya tidak tersedia secara bebas di alam. Polyester lebih mirip dengan cotton tetapi kualitasnya lebih rendah. Polyester juga tidak menyerap keringat. Pakaian berbahan polyester ini jika dikenakan ditempat yang panas maka akan terasa panas. Sebaliknya jika dipakai ditempat dingin akan terasa dingin. Polyester tidak sedingin cotton, biasanya lebih keras/kaku. Kelebihannya adalah harganya yang lebih terjangkau. Kekurangannya adalah kain jenis ini mudah kusut, ketika dicuci mudah luntur untuk yang berwarna. Semakin sering dicuci, maka semakin berbulu.

WOLFIS

jenis-jenis kain
wolfis

Bahan Wolfis adalah salah satu jenis bahan kain yang terbuat dari campuran kain sutra, katun dan tambahan serat sintetis. Nama awalnya bahan wolfis ini berasal dari kata woolpeach, karena tersublimasi lidah Indonesia sehingga berubah menjadi wolfis. Biasanya bahan wolfis ini memiliki ketebalan di bawahnya bahan jersey sehingga relatif lebih ringan dan tipis. Meskipun demikian, kain woolpeach memiliki kelebihan tidak tembus pandang. Sehingga tidak akan membuat penggunanya was-was. Karakteristiknya yang adem, ringan, tidak transparan dan halus membuat kain ini cocok digunakan di daerah tropis seperti Indonesia.

HYCON

jenis-jenis kain
hycon

Ciri kain hycon adalah memiliki tekstur kain yang mirip dengan kain sifon, tetapi sedikit lebih tebal. Sehingga tidak perlu dilapisi kain furing yang terlalu tebal. Jika dipegang kain akan terasa dingin. Sehingga sangat nyaman digunakan. Biasanya digunakan sebagai bahan kerudung.

BALOTELLI

jenis-jenis kain
kain balotelli

Kain Katun Baloteli adalah salah satu jenis bahan dari katun dengan karateristik serat kain yang rapat, bahannya adem, jatuh tebal, tidak menerawang, lembut dan memiliki tekstur garis-garis pada seratnya.  Jika diraba akan terasa sedikit kasar karena ada teksturnya itu tadi. Hal ini sangat berbeda dengan kain satin yang jika diraba akan terasa licin.

WOLLY CREPE

jenis-jenis kain
kain wolly crepe

Sifat kain wolly crepe ini dingin, jatuh namun tidak lengket dikulit (nyeplak), tidak terlalu tebal dan tidak trnasparan, halus dan juga lembut. Tekstur / tampilan kain wolly crepe ini sedikit berbeda dengan kain wolfis. Pada kain wolly crepe ini tampilan kainnya mirip seperti kulik jeruk / seperti ada pasir. Namun begitu kain ini ketika di pegang tetap terasa halus dan lembut.

HYGET

jenis-jenis kain
kain hyget

Jenis bahan ini terbuat dari campuran polyester dan cotton tetapi lebih tipis. Oleh karena itu kain jenis ini harganya paling murah. Umumnya kain ini memiliki tampilan mengkilap, tidak mudah kusut dan sedikit panas.  Sebenarnya bahan ini kurang layak jika dijadikan kaos.Namun karena murah biasanya bahan ini sering dimanfaatkan dan dibuat secara massal untuk kaos kampanye partai, pemilu, pilkada.

RAJUT

jenis-jenis kain
rajut wol

Kain jenis ini dibuat dengan proses merajut benang menjadi kain. Struktur kain rajut terbentuk dari jeratan benang yang saling mengait satu dengan yang lain. Bahan Rajut sangat berguna untuk mengatasi cuaca dingin. Kain jenis ini tidak bisa menyerap keringat sehingga tidak cocok jika dikenakan ketika cuaca panas. Biasanya bahan rajut menggunakan benang wool.

CARDED

jenis-jenis kain
Carded

Kain carded memiliki serat benang yang kurang halus. Kain carded merupakan tiruannya kain combed. Hasil rajutan dan penampilannya kurang halus dan kurang rata. Kain jenis ini harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed. Bahan cotton carded umumnya digunakan untuk produksi kaos kelas menengah ke bawah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong olahraga.

SIFON

jenis-jenis kain
sifon

Kain jenis ini dibuat dari bahan sintetis perpaduan bahan sutra, katun, nilon, polyester atau rayon. Kain ini sangat tipis, ringan dan transparan (tembus pandang). Kain sifon tidak menyerap keringat. Ketika dipakai seringkali meninggalkan bau badan. Jenis kain ini sangat cocok untuk gaun malam dan pakaian formal.

TWISCONE

jenis-jenis kain
bahan kain twiscone

Kain jenis ini lebih mirip dengan kain sifon, bedanya kain ini lebih tebal dan lebih berat jika dibandingkan sifon sehingga kain ini tidak tembus pandang. Kain twistcone kesannya lebih jatuh di badan, tidak menyerap keringat, namun tidak meninggalkan bau badan tidak seperti kain sifon.

KATUN PARIS

jenis-jenis kain
katun paris

Kualitas katun paris sebenarnya hampir sama dengan katun jepang, akan tetapi hanya lebih tipis saja. Daya serapnya bagus sehingga harganya pun relatif mahal. Digunakan untuk pembuatan blouse wanita atau kerudung.

KATUN JEPANG

jenis-jenis kain
kain katun jepang

Bahan Katun Jepang terbuat dari combed 100% full cotton. Teksturnya halus, daya serap sangat bagus, permukaan lebih halus. Harganya relatif mahal dari katun biasa. Sering dipakai untuk membuat sprei dan cocok untuk blouse wanita. Ciri khusus kain ini dapat dilihat dari: bagian ujung sisi bahan ada tulisan “Japan Design” atau bisa juga kode warna.

KATUN SUTRA

jenis-jenis kain
katun silk

Dinamakan katun sutra karena permukaan kain ini terlihat mengkilap. Namun, kekurangannya terdapat pada daya serap keringat yang rendah, bahkan paling rendah dari jenis katun yang lain. Meski begitu, kilap pada kain ini tidak akan hilang walaupun dicuci.
Harganya relatif lebih mahal tapi biasanya masih lebih murah dari katun jepang. Sekarang jenis kain ramai digunakan untuk pembuatan dress dan rok.

KATUN BIASA

jenis-jenis kain
kain katun

Katun Biasa sifatnya agak kaku, sedikit tipis, dan tidak melar/stretch. Memiliki daya serap sedang hingga bagus. Harga relatif murah dengan motif biasanya polos, garis, bunga-bunga, bahkan abstrak.

COTTON COMBED

jenis-jenis kain
cotton combed

Bahan katun combed dibuat dari murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed memiliki tekstur yang halus, adem dan mudah menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di negara kita yang beriklim tropis. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya tampak lebih rapi. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran berdasarkan jenis benang yang digunakan serta ukuran gramnya (gr/m2). Ada 3 varian combed yakni combed 20s, 24s, 30s. yang membedakan adalah ketebalannya. Kain 20s yang paling tebal, 30s yang paling tipis. Kain Combed 20s merupakan kain yang paling banyak digunakan dan menjadi bahan utama kaos distro karena selain nyaman ketika digunakan, harganya juga terjangkau.

SUTRA

jenis-jenis kain
kain sutra


Kain ini dibuat dari kepompong ulat sutra. Teksturnya sangat lembut, halus dan tidak licin. Kain sutra dapat menyerap keringat sehingga nyaman ketika dikenakan. Kain sutra ini tergolong cukup mahal jika dibandingkan jenis-jenis kain yang lain. Meskipun mahal, kain sutra termasuk bahan kain yang paling diminati kaum wanita.

RAYON

jenis-jenis kain
kain rayon

Kain rayon teksturnya agak sedikit licin, mengkilap dan jatuh. Bahan adem dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman dipakai dalam berbagai kondisi cuaca.
Kain rayon merupakan kain sintetis pertama yang dibuat manusia. Kain ini berbahan dasar dari serat kayu. Kain ini mudah kusut. Jenis-jenis kain ini umumnya digunakan untuk pembuatan kemeja.

BABY TERRY

jenis-jenis kain
kain baby tery


Kain baby terry atau disebut juga baby tray dibuat dari katun atau serat kapas. Pada awalnya kain jenis ini untuk pembuatan handuk karena teksturnya yang lembut. Kain ini memiliki bulu yang lembut. Bagian dalamnya bertekstur halus dan lembut seperti selimut sangat cocok untuk kulit bayi dan balita. Dari sinilah muncul istilah baby terry. Bahan ini juga banyak digunakan untuk bahan sweater atau jumper. Namun belakangan ini kain baby terry lebih banyak digunakan untuk blazer wanita.

LYCRA

jenis-jenis kain
kain lycra

Karena dibuat dari bahan polyurethane polyureacopolymer dengan sifat elastisnya maka kain ini termasuk ke dalam kelompok kain spandex. Jenis-jenis kain lycra umumnya dibagi 3 yakni lycra katun, lycra nilon dan lycra wol. Kain lycra memiliki kemampuan menahan sinar ultra violet. Itulah sebabnya kain ini banyak digunakan untuk bahan pembuatan maxi dress / terusan wanita.

DRILL

jenis-jenis kain
drill

Kain dril merupakan jenis-jenis kain yang dipintal dengan serat berbentuk miring atau diagonal dan memiliki jalinan benang yang kuat.
Bahan dari kain drill merupakan campuran cotton dan polyester. Semakin tinggi kadar cotton-nya, biasanya harganya pun semakin mahal.
Jenis-jenis kain drill : Kain Twist Drill, Kain American Drill, Kain Japan Drill, Hisofy drill dan Taipan drill.  Kain taipan drill dibuat dari bahan 70% katun dan 30 % teteron sehingga tidak panas. Kain ini sering digunakan untuk seragam PNS.

VISCOSE

jenis-jenis kain
kain viscose

Kain ini berbahan serat organik buatan manusia yang biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya mirip dengan tekstur kapas. Teksturnya jatuh ke bawah. Kain Viscose biasanya digunakan untuk gaun pesta atau baju gamis. Penampilan kain jenis ini sangat mewah dan harganyapun sangat mahal sehingga jarang tersedia di pasaran.

LINEN

jenis-jenis kain
linen

Kain linen merupakan kain yang berasal dari serat alami. Serat linen berasal dari serat tumbuhan rami. Ciri-ciri kain linen agak kaku namun terasa halus. Kain ini tidak memiliki sifat elastis jadi meskipun direntangkan tidak akan melar. Kain ini sering digunakan untuk bahan sprei, serbet. Namun terkadang digunakan untuk casual wear maupun dress.

SATIN

jenis-jenis kain
kain satin

Kain jenis ini permukaannya mengkilap dan licin berkilau. Kain satin banyak jenisnya. Kain Satin yang murah tidak menyerap keringat.Biasanya digunakan untuk bahan kerajinan , kain pelapis atau furing. Kain satin yang kualitasnya bagus dan mahal biasanya digunakan untuk bahan baju pengantin dan baju pesta karena tampilannya yang terkesan mewah.

DENIM

jenis-jenis kain
denim stretch

Denim atau kain jeans merupakan material kain yang kokoh dibuat dari katun twill. Bahan denim ini biasanya banyak digunakan untuk pembuatan celana yang kita kenal dengan celana jeans. Tidak hanya celana , bahan denim juga digunakan untuk jaket dan pakaian wanita.

BROKAT

jenis-jenis kain
brukat

Brokat merupakan jenis kain yang saat digunakan memiliki kesan mewah dan elegan. Brokat berasal dari kata broccato yang artinya kain yang disulam. Sekilas kain ini mirip dengan kain yang disulam dengan renda.  Namun pada kenyataannya brokat berbeda dengan bahan lace (renda).  Kain ini sering digunakan sebagai bahan gaun pengantin dan untuk bahan pembuatan kebaya serta baju pesta.

FLANEL

jenis-jenis kain
kain flanel

Kain ini merupakan jenis kain yang terbuat dari bahan dasar serat wol tapi tanpa ditenun. Tekstur kain ini agak lebih tebal dari yang lain, namun sangat lembut dan lentur sehingga mudah dibentuk menjadi apa saja. Kain flannel inilah yang sering digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan seperti gantungan kunci atau kotak tisu.

CASHMERE

jenis-jenis kain
kain cashmere

Tergolong bahan kain yang mewah dengan kualitasnya yang prima. Kebanyakan pakaian dengan bahan kain ini memiliki harga yang mampu menguras isi kantong kita. Cashmere bisa dipadupadankan dengan rok elegan ataupun jeans, tetap mampu membawa kesan mewah dan berkelas. Bahan kain ini semakin sering dicuci akan semakin halus, namun cara pencuciannya tentu berbeda dengan kain jenis lain. Ada sampo khusus untuk pencucian kain cashmere ini.

JERSEY

jenis-jenis kain
kain jersey

Bahan kain yang satu ini pasti sangat dikenal oleh para olahragawan, karena kebanyakan kaos-kaos/seragam olahraga menggunakan kain ini dalam pembuatannya. Kain ini melekat pada tubuh dan ‘jatuh’-nya terlihat sangat enak. Untuk saran, pilihlah jersey olahraga yang ukurannya satu tingkat di atas baju kita yang lain agar tidak menimbulkan kesan melekat ketat, sehingga kurang enak dipandang.

TENUN

jenis-jenis kain
kain tenun

Kain tenun merupakan kain yang dihasilkan dari alat tenun tradisional. Beberapa daerah seperti Lombok, Sumatra, dan lain-lain merupakan sentra kain tenun khas di Indonesia. Kain-kain tenun tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing. Selain itu, proses pengerjaannya yang relatif lebih lama dari jenis kain lain membuat harga kain bisa sangat tinggi. Oleh karena itu, kain tenun tradisional akhir-akhir ini dilirik untuk memberikan warna baru dalam dunian fashion Indonesia.

Nah, itulah jenis-jenis kain bahan pakaian yang sering kita temui saat belanja online. Baca juga tips berbelanja online agar belanja online semakin menyenakan ya. Semoga bermanfaat.

 

Sumber1Sumber2

(Visited 299 times, 2 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*